OPAC
Perpustakaan UHAMKA
Knowledge become power only when we put it into use
PENDIDIKAN PEMAKAI PERPUSTAKAAN (P3)
Diunggah pada: 12-08-2017
Perpustakaan merupakan unit yang mempunyai peran strategis dalam mendukung kegiatan pendidikan, perpustakaan juga sebagai salah satu unit penunjang kegiatan pembelajaran.  Perpustakaan merupakan pusat dan sumber belajar serta sarana pembelajaran yang mempunyai tugas pokok dalam penyediaan, pengelolaan, dan pelayanan informasi bagi pengguna di lingkungan perpustakaan. Mengingat perannya yang sangat penting maka perpustakaan di kelola dengan ilmu perpustakaan dan system pengelompokan yang multi teknis, sehingga informasi yang ada di perpustakaan dapat terorganisir dengan baik.  Walau informasi yang terkandung sangat beraneka ragam namun semua itu bisa di telusuri dengan alat – alat penelusuran sehingga akan memudahkan pengelola dan pengguna perpustakaan

Tetapi kebanyakan pemakai perpustakaan tidak mempunyai skill atau ketrampilan dalam menggunakan alat – alat penelusur yang telah di sediakan oleh perpustakaan. Sehingga pemakai kesulitan dalam melakukan pencarian informasi yang mereka butuhkan. Untuk itu para pustakawan / pengelola perpustakaan membentuk jasa layanan pemandu perpustakaan dengan mengadakan pendidikan pemakai / user’s education. Dengan adanya pendidikan pemakai ini diharapkan agar para pengguna perpustakaan dapat mengetahui lebih dalam tentang perpustakaan. Di dalam pendidikan pemakai ini juga akan membantu para pemakai untuk menggunakan alat penelusur informasi sehiangga akan mempermudah dalam menemukan bahan pustaka atau informasi yang di perlukan.

pendidikan pemakai adalah salah satu kegiatan jasa pemanduan dari perpustakaan yang memberikan suatu  ilmu ketrampilan dan tata cara untuk menggunakan perpustakaan sehingga pemakai dapat lebih mengoptimalkan penggunaan jasa perpustakaan dengan cepat dan tepat.

Adapun tujuan dari pendidikan pemakai, antara lain:
  1. Agar pemakai dapat mengenal dan mengetahui fasilitas-fasilitas fisik gedung perpustakaan, seperti  tempat penyimpanan tas, ruang baca, lokasi penyimpanan pustaka, tempat transaksi layanan peminjaman dan pengembalian, waktu/jam layanan perpustakan, dan tatatertib perpustakaan. Dengan begitu pengguna akan lebih memanfaatkan apa yang di sediakan perpustakaan.
  2. Agar pemakai dapat mengenal bagian-bagian layanan apa saja. Mengetahui perosedur layanan transaksi peminjaman–pengembalian, sesuai dengan tata tertib yang ada.
  3. Agar pemakai dapat mengenal pengorganisasian koleksi pustaka secara umum dengan tujuan agar pemakai mengetahui bahwa koleksi perpustakaan ternyata sangat beragam, dan bermanfaat bagi dirinya.
  4. Agar para pemakai perpustakaan dapat memanfaatkan alat bantu penelusuran melalui katalog elektronik / OPAC.
  5. Agar pemakai perpustakaan dapat mengetahui adanya layanan-layanan khusus yang telah di sediakan, seperti: layanan internet, Muhammadiyah corner, dll.
  6. Agar pemakai / anggota perpustakaan dapat mengenal kebijakan-kebijakan di perpustakaan : prosedur keanggotaan, resiko kartu perpustakaan jika hilang, begitupun bila pustaka yang dipinjam hiang atau rusak.
  7. Supaya pemakai termotivasi untuk datang dan akan kembali ke perpustakaan menggunakan sumber-sumber pustaka yang ada. Sehingga perpustakaan bisa di gunakan secara maksimal oleh para pemakianya.
  8. Diharapkan terjadinya komunikasi dua arah atara pustakawan dengan pemustaka, baik secara langsung maupun melalui teknologi informasi


|| Pengguna : Perpustakaan UHAMKA || Tampilan terbaik dengan  Firefox