Kurkumin adalah bahan alam yang memiliki banyak aktifitas farmakologi, yaitu
sebagai antiinflamasi, antioksidan, antikarsinogenik, antibakteri, dan antifungi.
Kelarutannya yang rendah di dalam media air, proses ekskresi kurkumin yang
sangat cepat, dan bioavailibilitas rendah merupakan kekurangan yang terdapat
pada kurkumin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas fisik gel
transethosome kurkumin menggunakan carbomer 934 sebagai gelling agent.
Transethosome kurkumin dibuat dalam sediaan gel, menggunakan carbomer 934
dengan konsentrasi 0,5; 0,75: 1: dan 1,25 %. Dari keempat formula ini, dilakukan
uji organoleptis, viskositas, sifat alir, pH, homogenitas, sentrifugasi, dan freeze
thaw untuk melihat kestabilan sediaan gel selama masa penyimpanan delapan
minggu. Keempat formula stabil, tidak terjadi perubahan fisik atau pemisahan fase
namun terjadi penurunan pH selama masa penyimpanan, nilai viskositas yang
dihasilkan berada pada rentang 6701-18757 mpas. Rheogram menunjukan aliran
pseudoplastis tiksotropik. Data dianalisis menggunakan ANOVA dua arah,
menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan bermakna pada setiap minggu, dan
dapat diartikan bahwa waktu mempengaruhi pH.
|