OPAC
Perpustakaan
Integrity, Trust, Compassion
 Deskripsi Lengkap
 Kembali
No. Panggil : S06-19045
Judul : KONSTRUKSI REALITAS MEDIA TENTANG POLIGAMI DALAM FILM SURGA YANG TAK DIRINDUKAN
Pengarang : Nurbayati
Penerbit dan Distribusi : FISIP
Subjek : KONSTRUKSI REALITAS MEDIA
Jenis Bahan : {007/00}
Lokasi :
 
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1
  • Ulasan Anggota
  • Sampul
  • Abstrak
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
S06-19045 S06-19045 TERSEDIA
Ulasan Anggota:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 74484
 Abstrak
Film Indonesia makin beragam. Para Sineas Indonesia semakin produktif, kreatif, dan komersil. Salah satunya adalah film Surga yang tak Dirindukan yang menampilkan kehidupan rumah tangga yang diwarnai dengan poligami. Setiap pesan dalam film merupakan hasil konstruksi para sineas. Film yang bertemakan tentang kehidupan rumah tangga tidak banyak. Namun masih dapat dihitung jari film yang menggambarkan tentang praktek poligami. Penelitian ini mengarah pada bagaimana konstruksi realitas media tentang poligami yang terjadi dalam film Surga yang tak Dirindukan. Paradigma dalam penelitian ini adalah konstruktivisme, dengan konteks komunikasi massa. Menggunakan teori konstruksi realitas media. Teori ini dianggap tepat dalam meneliti tentang poligami dalam film Surga yang Tak Dirindukan karena dengan teori ini dapat menjelaskan penggambaran tentang Poligami dan faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi penggambaran poligami dalam film Surga Yang Tak Dirindukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi kualititaf, sumber informasi berada pada hasil dari observasi, studi pustaka dan wawancara. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan berupa jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggambaran poligami dalam film Surga Yang Tak Dirindukan merupakan penggambaran yang juga terjadi dalam masyarakat. Penelitian ini menemukan tiga poin, pertama; poligami sebagai upaya menolong kaum lemah. Kedua; poligami dilaksanakan dengan adil. Ketiga; poligami dilaksanakan dengan adanya aspek ikhlas. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji para tokoh dari aspek psikologi dengan menggunakan teknik pengumpulan data partisipan sehingga penelitian akan menjadi lebih detail dan mendapatkan hasil yang memuaskan dan variatif.
|| Pengguna : Perpustakaan || Tampilan terbaik dengan  Firefox