OPAC
Perpustakaan
Integrity, Trust, Compassion
 Deskripsi Lengkap
 Kembali
No. Panggil : S017-00387
Judul : Perbedaan hasil belajar matematika siswa yang diajar melalui metode laboratorium dengan siswa yang diajar dengan metode Team Assisted Individualization ( TAI ) di SDN Pejaten Timur 17 Jakarta
Pengarang : Syaeful Bahri
Penerbit dan Distribusi :
Subjek : xv, 205p. : ill.
30 cm
Jenis Bahan : {007/00}
Lokasi :
 
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1
  • Ulasan Anggota
  • Sampul
  • Abstrak
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
S017-00387 S017-00387 TERSEDIA
Ulasan Anggota:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 47515
 Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya perbedaan hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan metode laboratorium dan metode Team Assisted Individualization (TAI). Hipotesis penelitian: ?Terdapat perbedaan antara hasil belajar matematika yang diajar dengan menggunakan metode laboratorium dan metode Team Assisted Individualization (TAI)?. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Pejaten Timur 17 Jakarta Kelas IV pada semester genap tahun pelajaran 2010/20111. Sampel yang diteliti sebanyak 60 siswa yang terdiri dari 30 siswa kelompok eksperimen dan 30 siswa kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Variabel bebas pada penelitian ini adalah metode laboratorium dan metode Team Assisted Individualization (TAI) sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar matematika siswa. Instrumen penelitian ini sebelum diberikan kepada objek penelitian dilakukan dahulu uji coba instrumen yaitu uji validitas dan uji reliabilitas. Uji validitas dengan rumus Point Biserial Correlation didapat 28 soal yang valid, sedangkan uji reliabilitas dengan rumus KR-20 diperoleh rhitung = 0,910 > 0,361 = rtabel. Sebelum data dianalisis terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan yaitu uji normalitas dengan uji Lilliefors serta uji homogenitas dengan menggunakan uji Fisher. Uji normalitas untuk kelompok eksperimen diperolah Lhitung = 0,084 < 0,161 = Ltabel, sedangkan untuk kelompok control Lhitung = 0,102 < 0,161 = Ltabel, maka dapat disimpulkan bahwa kedua sampel berdistribusi normal. Hasil perhitungan homogenitas diperoleh Fhitung = 1,023 < 1,861 = Ftabel, hal ini berarti populasi dua data tersebut mempunyai kondisi yang homogen. Pengujian hipótesis dengan menggunakan uji-t didapat thitung = 6,895 > 2,002 = ttabeldengan taraf signifikansi α = 0,05 dan derajat kebebasan (dk) = 58. Hal ini berarti tolak H0 atau terima H1, maka hasil penelitian ini enyimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil matematika siswa dengan metode laboratorium dan metode Team Assisted Individualization (TAI). iii
|| Pengguna : Perpustakaan || Tampilan terbaik dengan  Firefox