OPAC
Perpustakaan
Integrity, Trust, Compassion
 Deskripsi Lengkap
 Kembali
No. Panggil : S011-00445
Judul : Penggunaan gaya bahasa dan diksi dalam kumpulan puisi "jam-jam gelisah" karya Todung Mulya Lubis serta implikasinya dalam pembelajaran apresiasi puisi di SMA
Pengarang : Diniyah Komara Arini
Penerbit dan Distribusi : FKIP
Subjek : GAYA BAHASA
Jenis Bahan : {007/00}
Lokasi :
 
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1
  • Ulasan Anggota
  • Sampul
  • Abstrak
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
S011-00445 S011-00445 TERSEDIA
Ulasan Anggota:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 46721
 Abstrak
ABSTRAK DINIYAH KOMARA ARINI, 0401055018 PENGGUNAAN GAYA BAHASA DAN DIKSI DALAM KUMPULAN PUISI JAM - JAM GELISAH KARYA TODUNG MULYA LUBIS SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN APRESIASI PUISI DI SMA. Skripsi, Jakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, 2008. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya bahasa dan diksi yang terdapat dalam kumpulan puisi Todung Mulya Lubis. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap bulan Mei 2008 sampai dengan Agustus 2008. Penulis menggunakan metode deskriptif analisis. Fokus penelitian ini adalah gaya bahasa yang meliputi majas perbandingan, majas pertentangan, majas pertautan dan majas perulangan, dan diksi yang meliputi diksi denotasi dan diksi konotasi. Sedangkan objek penelitian ini mengambil puisi-puisi Todung Mulya Lubis dalam kumpulan puisi Jam-jam Gelisah. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka didapat 82 gaya bahasa dalam kumpulan puisi Todung Mulya Lubis. Terdiri atas 4 gaya bahasa yaitu, (1) Majas Perbandingan meliputi Perumpamaan/ Simile, Metafora, Personifikasi, Alegori, Antitesis, Pleonasme dan Tautologi, Depersonifikasi, Perifrasis, Antisipasi atau prorpsis, (2) Majas Pertentangan meliputi Hiperbola, Litotes, Ironi, Paralipsis, Paradoks, Klimaks, Antiklimaks, Oksimoron Paronomasia, Zeugma dan Silepsis, Satite, Inuendo, Antifrasis, Sinisme, dan Sarkasme, (3) Majas Pertautan meliputi Metonimia, Sinekdoke, Antonomasia, Alusi, Eufimisme, Eponim, Epitet, Erotesis, Elipsis, Asindenton, Polisindenton, Pararelisme, dan Gradasi, (4) Majas Perulangan meliputi Aliterasi, Asonansi, Antanaklasis, Kiamus, Anafora, Epistrofa, Epizeukis , Epanalepsis, dan Mesodilopsis Jumlah gaya bahasa yang terbesar adalah majas perbandingan berjumlah 49 atau 59,76%, majas pertautan berjumlah 15 atau 18,30%, majas perulangan dan majas pertentangan memiliki jumlah yang sama yaitu sebanyak 9 gaya bahasa atau 10,97%. Sedangkan diksi yang terdapat dalam kumpulan puisi Jam-Jam Gelisah karya Todung Mulya Lubis sebanyak 93 diksi , di analisis melalui 2 diksi yang terdiri atas diksi denotasi dan diksi konotasi. Dalam puisi Todung mulya Lubis, penyair lebih banyak menggunakaan diksi denotasi sebanyak 67,74% dan 32,26% lagi adalah diksi konotasi. Dari hasil di atas, maka dapat disimpulkan bahwa majas dan diksi banyak digunakan dalam puisi Todung Mulya Lubis dalam kumpulan puisi Jam-jam Gelisah.
|| Pengguna : Perpustakaan || Tampilan terbaik dengan  Firefox