Abstrak
Pandemi COVID-19 telah memengaruhi kehidupan banyak orang, salah satunya di bidang kesehatan, baik kesehatan fisik maupun kesehatan psikologis. Gejala psikologis yang paling sering timbul adalah kecemasan dan depresi. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui adanya pengaruh sense of security dan self-efficacy menaati protokol kesehatan COVID-19 terhadap quality of life. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan responden yang berjumlah 147 orang berusia 18 sampai 25 tahun dan tinggal di Indonesia. Instrumen penelitian yang digunakan adalah WHOQOL-BREF (WHO, 1997) untuk meneliti quality of life; safety experience questionnaire (Ryszard Klamut, 2019) untuk mengukur sense of securit; self-efficacy menaati protokol kesehatan COVID-19 untuk mengukur self-efficacy (Yuen Yu Chong, dkk, 2020). Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh yang signifikan antara sense of security dan self-efficacy menaati protokol kesehatan dengan quality of life dan berkontribusi sebesar 35,6% (P=0,000 < 0,05), sense of security memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap quality of life dengan nilai beta sebesar 0,449 (P=0,000 < 0,05), self-efficacy menaati protokol kesehatan memiliki pengaruh yang signifikan positif terhadap quality of life dengan nilai beta sebesar 0,245 (P=0,001 < 0,05).