Abstrak
Hasil penelitian riset kesehatan dasar (Riskesdas, 2010) menyatakan masih banyak penduduk yang tidak cukup mengonsumsi sayuran dan buah-buahan. Data (Riskesdas, 2013) menyebutkan sebanyak 93,5% penduduk usia > 10 tahun mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan di bawah anjuran. Padahal, konsumsi sayuran dan buah-buahan merupakan salah satu bagian penting dalam mewujudkan Gizi Seimbang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu atau Quasi Exsperiment dengan rancangan penelitian Non randomized Pretest-Posttest with Control Group. Sampel yang diambil yaitu 84 anak SD N 10 Kebon Jeruk dan SDN 01 Kelapa Dua dengan masing-masing Kelompok yaitu 42 di Jakarta Barat. Pengumpulan data dengan cara metode test yaitu pretest dan posttest. Analisis data penelitian ini menggunakan Uji Wilcowon, dan Uji Mann Whitney. Dari hasil uji itu didapatkan bahwa ada perbedaan pengetahuan (p= 0,000) dan Sikap (p=0,000), konsumsi buah dan sayur sebelum dan sesudah Intervensi di SD N 10 Kebon Jeruk Jakarta Barat. Tidak ada perbedaan pengetahuan (p=0,369) dan Sikap (p=0,631) konsumsi buah dan sayur sebelum dan sesudah intervensi di SDN N 01 Kelapa Dua Jakarta Barat. Perbedaan selisih nilai skor pengetahuan dan sikap (p=0,000) antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulakan bahwa adanya perubahan pengetahuan dan sikap dengan menggunakan media film, untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang konsumsi buah dan sayur di SDN 10 Kebon Jeruk dan SDN 01 Kelapa Dua Jakarta Barat Tahun 2017. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan kepada pihak sekolah dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan, menggunakan media film sebagai metode, supaya para siswa dan siswi dapat memahami dan melaksanakan pesan-pesan yang disampaikan. Dan bagi peneliti selanjutnya Disarankan apabila menggunakan media film, sebagai media dalam penelitian, agar membuat film sendiri sesuai dengan konteks nya supaya memudahkan dalam penelitian, serta dalam pemberian pre-test dan post-test jarak yang diberikan lebih lama supaya lebih baik dalam pengukuran Perubahan pengetahuan.