Abstrak
Skripsi ini membahas tentang hubungan antara self acceptance dengan perilaku menyontek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Self Acceptance dengan Perilaku Menyontek pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 104 Jakarta Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik korelasi. Metode ini dimaksudan untuk mengemukakan suatu korelasi dari kedua variabel yang telah ditentukan, yaitu antara self acceptancedengan perilaku menyontek. Penelitian ini mengambil populasi dari siswa-siswi SMAN 104 Jakarta-Timur dengan jumlah 856 siswa-siswi. Sampel yang diambil oleh peneliti sebanyak 100 subjek atau sampel. Penelitian ini bersifat korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self acceptance dengan perilaku mencontek pada siswa-siswi SMAN 104 Jakarta-Timur. Metode pengambilan sampel menggunakan metode insidental yaitu pengambilan sampel secara langsung tanpa ada keterikatan dengan kriteria Penelitian ini menggunakan dua buah skala sebagai alat ukur yaitu skala self acceptance yang diadaptasi dari Sari (2010) dan skala perilaku mencontek yang disusun berdasarkan rancangan Aswin (2012). Analisa penelitian ini menggunakan Pearson Product Moment. Berdasarkan hasil analisa ditemukan bahwa tidak adanya hubungan antara Self Acceptance dengan Perilaku Mencontek pada siswa-siswi SMAN 104 Jakarta-Timur. Dengan korelasi sebesar r = -0.143 signifikan dua ujung pada tingkat 0.05 dengan p = 0.155. Dengan demikian, hasil penelitian ini menerangkan bahwa tidak terdapat hubungan antara Self Acceptance dengan Perilaku Menyontek pada siswa-siswi SMAN 104 Jakarta.