Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan kemampuan penyelesaian masalah pada mahasiswa psikologi UHAMKA. Penelitian ini melibatkan 81 subjek. Metode yang dipergunakan adalah metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling insidental. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode skala Likert. Penelitian ini menggunakan dua buah instrumen penelitian, yaitu skala Kecerdasan Emosional berdasarkan teori Goleman (2002) dan skala Problem Solving dari teori Heppner (1982). Koefisien korelasi yang dihasilkan dari analisis data ini adalah r = 0,548 taraf signifikansi 0,05 dan p = 0,000. Berdasarkan hasil analisis data terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dengan penyelesaian masalah. Hal ini dapat diketahui dari uji korelasi product moment pearson yang menunjukan hasil korelasi kedua variabel adalah 0,548. Nilai signifikansi untuk pengujian hubungan antara kecerdasan emosional (Emotional Intelligence) dengan kemampuan penyelesaian masalah (problem solving) adalah 0,000. Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi individu memiliki kecerdasan emosional makan akan semakin tinggi pula kemampuan penyelesaian masalah.