Abstrak
Penelitian ini mencoba menganalisa adanya pengaruh antara peningkatan retribusi daerah dan pelayanan publik terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dan melalui penelitian ini juga diharapkan pemerintah daerah tahu bagaimana memaksimalkan pendapatan asli daerahnya. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan sampel data yang diperoleh dari Badan Penanaman Modal dan Perizinan serta Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Indramayu dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2011. Dengan bantuan software SPSS (Statistics Program for Social Science), hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif antara variabel-variabel bebas (retribusi daerah dan pelayanan publik), baik parsial maupun secara bersama-sama terhadap variabel terikat (pendapatan asli daerah). Sedangkan hubungan antar variable variabel bebas dengan variabel terikat rata-rata mempunyai hubungan yang cukup kuat dengan nilai r lebih besar dari 0,49. Peningkatan pelayanan perizinan hendaklah terus dimaksimalkan sehingga perolehan pendapatan asli daerah juga dapat terus meningkat. Salah satu yang sangat penting dalam rangka meningkatkan retribusi dan pelayanan perizinan tersebut adalah dengan memperbaiki sarana dan prasarananya.