Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode pembelajaran problem solving dalam meningkatkan hasil belajar IPA di Sekolah Menengah Kejuruan. Masalah yang diteliti adalah, Pertama, apakah terdapat perbedaan hasil belajar IPA secara keseluruhan antara kelompok siswa yang diajarkan dengan metode Problem Solving dan kelompok siswa yang diajarkan dengan metode Ceramah. Kedua, apakah terdapat interaksi antara metode pembelajaran dengan perhatian orang tua pada pelajaran IPA. Ketiga, untuk kelompok siswa yang perhatian orang tua tinggi, apakah ada perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang diajarkan dengan metode Problem Solving dan kelompok siswa yang diajarkan dengan metode Ceramah. Keempat, untuk kelompok siswa yang perhatian orang tua rendah, apakah ada perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang diajarkan dengan metode Problem Solving dan kelompok siswa yang diajarkan dengan metode Ceramah. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang menggunakan randomized control group design dengan rancangan factorial (2 x 2). Variabel criterion factorial hasil belajar IPA. Variabel pengaruh metode pembelajaran yang dikelompokkan menjadi 2, yaitu metode pembelajaran Problem Solving (A1) dan metode pembelajaran Ceramah (A2), sedangkan variable atribut adalah perhatian orang tua yang dikelompokkan menjadi 2, yaitu perhatian orang tua tinggi (B1) dan perhatian orang tua rendah (B2). Sampel terdiri dari 52 siswa, yaitu 13 siswa untuk setiap sel, dengan rancangan factorial (analisis) sebagai berikut : Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan analisis varians dua jalur, dilanjutkan dengan uji-t untuk menguji efek utama. Hasil penelitian menyimpulkan, Pertama hasil belajar IPA pada kelompoksiswa yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran Problem Solving lebih tinggi dibandingkan kelompok siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran ceramah. Kedua terdapat interaksi antara metode pembelajaran dengan perhatian orang tua terhadap hasil belajar IPA. Ketiga bahwa untuk siswa yangperhatian orang tua tinggi, terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran Problem Solving dibandingkan kelompok siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran ceramah. Dan keempat untuk siswa yang perhatian orang tua rendah, terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran Problem Solving dibandingkan kelompok siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran ceramah.