Abstrak
ABSTRAK Fakhriah. Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Tahun 2011. Tesis. Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, 2011. Tesis ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor yang berhubungan dengan perilaku pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Tahun 2011. Metode yang digunakan adalah metode penelitian retrospektif dengan menggunakan desain kasus kontrol tidak berpadanan (tanpa matching). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2011 sampai dengan Agustus 2011. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi berusia 7 sampai 12 bulan yang berkunjung di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Tahun 2011, dengan sampel kasus yaitu ibu yang memberikan ASI saja sampai bayi berusia 6 bulan yang berkunjung di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo (ASI Eksklusif) sebanyak 48 orang dan sampel kontrol yaitu ibu yang tidak memberikan ASI saja sampai bayi berusia 6 bulan yang berkunjung di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo (tidak ASI Eksklusif) sebanyak 52 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara proporsional pada wilayah kerja Puskesmas Pasar Rebo, Jakarta Timur. Data yang dikumpulkan adalah data primer yang terdiri dari data pemberian ASI Eksklusif, umur ibu, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, paritas, pengetahuan ibu, sikap, rencana ibu memberikan ASI Eksklusif, ekonomi keluarga, sarana, sosial budaya, dukungan suami/keluarga, dan keyakinan, semua data didapat dengan menggunakan kuesioner dengan teknik wawancara. Dari hasil univariat pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa dari 100 ibu yang berkunjung di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo yang berumur > 35 tahun terdapat 17 ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif dan yang berumur ≤ 35 tahun terdapat 39 ibu yang memberikan ASI Eksklusif, ibu yang memiliki pendidikan tinggi terdapat pada ibu yang memberikan ASI Eksklusif yaitu sebanyak 40 ibu, ibu yang memiliki pendidikan rendah terdapat pada ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif yaitu sebanyak 34 ibu, ibu yang berkerja lebih banyak terdapat pada ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif dan ibu yang tidak bekerja lebih banyak terdapat pada ibu yang memberikan ASI Eksklusif, dari 100 ibu yang berkunjung di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo yang memiliki jumlah anak = 1 (primipara) terdapat 17 ibu yang memberikan ASI Eksklusif dan yang memiliki jumlah anak > 1 anak (multipara) terdapat 36 ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif, ibu memiliki pengetahuan kurang lebih banyak terdapat pada ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif dan ibu yang memiliki pengetahuan baik lebih banyak terdapat pada ibu yang memberikan ASI Eksklusif, ibu yang memiliki sikap kurang lebih banyak terdapat pada ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif dan ibu yang memiliki sikap baik lebih banyak terdapat pada ibu yang memberikan ASI Eksklusif, sebanyak 26 ibu tidak memiliki rencana memberikan ASI Eksklusif terdapat pada ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif sedangkan sebanyak 31 ibu memiliki rencana memberikan ASI Eksklusif terdapat pada pada ibu yang memberikan ASI Eksklusif, ibu yang memiliki ekonomi keluarga ≤ UMR lebih banyak terdapat pada ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif yaitu sebanyak 15 ibu dan ibu yang memiliki ekonomi keluarga > UMR lebih banyak terdapat pada ibu yang memberikan ASI Eksklusif, ibu yang tidak mendapatkan sarana kesehatan lebih banyak terdapat pada pada ibu yang memberikan ASI Eksklusif dan ibu yang mendapatkan sarana kesehatan lebih banyak terdapat pada pada ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif. Sebanyak 20 ibu yang tidak memiliki dukungan sosial budaya terdapat pada pada ibu yang memberikan ASI Eksklusif dan sebanyak 35 ibu yang memiliki dukungan sosial budaya terdapat pada pada ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif, sebanyak 17 ibu tidak mendapat dukungan dari suami terdapat pada pada ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif dan 41ibu yang mendapat dukungan dari suami terdapat pada pada ibu yang memberikan ASI Eksklusif, sedangkan ibu yang tidak memiliki keyakinan dalam memberikan ASI Eksklusif lebih banyak terdapat pada pada ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif dan ibu yang memiliki keyakinan dalam memberikan ASI Eksklusif lebih banyak terdapat pada pada ibu yang memberikan ASI Eksklusif. Dari analisis bivariat didapatkan hubungan yang bermakna yaitu pendidikan ibu (p value 0,041), pekerjaan ibu (p value 0,034) dan keyakinan (p value 0,019) dengan perilaku pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa terdapat variabel yang paling dominan yang berhubungan dengan perilaku pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo yaitu pengetahuan (p value 0,002 dengan OR 4,139), dukungan suami/keluarga (p value 0,019 dengan OR 3,905). Untuk mengoptimalkan program pemberian ASI Eksklusif, Dinas Kesehatan Kota Jakarta perlu mengadakan program seperti membuat undangundang yang mendukung pemberian ASI contohnya yaitu undang-undang tentang ketenagakerjaan wanita dan peraturan pemasaran pengganti ASI. Daftar Bacaan: 29 bacaan (2003-2010)