Abstrak
FAKULTAS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR. HAMKA Tesis, Oktober 2011 NELLY APRININGRUM FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMATIAN BAYI DI INDONESIA BERDASARKAN DATA RISKESDAS TAHUN 2010 VI + 130 Halaman, 37 Tabel, 3 Bagan, 6 Lampiran ABSTRAK Menurut data Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2007 angka kematian bayi nasional masih cukup tinggi yaitu sebesar 34/1.000 kelahiran hidup, AKB yang merupakan cerminan dari kelangsungan hidup bayi sangat menentukan kualitas hidup sumber daya manusia dimasa mendatang. Upaya dan intervensi efektif dapat dilakukan jika diketahui faktor-faktor yang signifikan yang dapat mempengaruhi kematian bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kematian bayi di Indonesia tahun 2005 ? 2010. Diketahuinya hubungan antara factor ibu, bayi, pelayanan kesehatan dan lingkungan berdasarkan data RISKESDAS tahun 2010. Jenis penelitian ini penelitian analitik, dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh bayi yang lahir hidup pada periode tahun 2005-2010 di Indonesia baik yang masih hidup ataupun yang meninggal.sedangkan sampel pada penelitian adalah seluruh bayi < 1 tahun yang meninggal pada periode tahun 2005-2010, dan bayi ≥ 1 tahun yang hidup pada periode tahun 2005-2010 berdasarkan survey RISKESDAS 2010. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis regresi logistic. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan dari 23 variabel terdapat 5 variabel yang berhubungan dengan kematian bayi yaitu variabel umur ibu (p value : 0,000), variable usia kehamilan (p value : 0,000), variabel tempat persalinan (0,000), variabel status kunjungan bayi (p value 0,000) dan variabel jumlah balita (0,000). Selain variable tersebut sebanyak 18 variabel tidak berhubungan dengan kematian bayi. Berdasarkan analisis regresi logistitik sederhana dari 23 variabel yang ada terdapat 12 variabel yang memenuhi seleksi bivariat dengan nilai p <0,25 yaitu variabel umur ibu, paritas, jarak lahir, tempat persalinan, cara persalinan, usia kehamilan, BBL, kunjungan bayi, jumlah balita, jarak sumber air, keberadaan penderita TB paru dalam keluarga dan variable pengaturan limbah. Hasil analisis multivariat dengan menggunakan regresi logistic bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap kematian bayi di Indonesia adalah variabel BBL dengan OR 6,481 Saran dalam penelitian ini adalah membuat upaya-upaya untuk menurunkan angka kematian bayi baik yang bersifat preventif, promotif, kuratif maupun rehabilitatif Daftar Bacaan : 26 (1993 ? 2010).