Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya hubungan antara disiplin belajar dengan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 63 Jakarta, kelas X semester genap tahun pelajaran 2010/2011. Sampel diambil secara acak sederhana (simple random Sampling). Dengan mengambil 35 siswa dari 210 siswa yang berasal dari seluruh siswa kelas X. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan teknik kolerasi. Variabel bebas (X) adalah disiplin belajar dan variabel terikat (Y) adalah hasil belajar matematika siswa. Uji validitas instrumen menggunakan rumus kolerasi product moment, didapat 32 soal yang valid dan 8 soal yang tidak valid. Sedangkan uji reliabilitas instrumen dengan rumus alpha diperoleh rhitung=0,885>0,334 = r(0,05,35), maka dapat disimpulkan bahwa instrumen reliabel. Uji validitas tes hasil belajar matematika menggunakan rumus point biserial, didapat 30 soal valid dan 10 soal tidak valid. Uji reliabilitas tes hasil belajar matematika dengan rumus K-R 20 diperoleh rhitung = 0,870 > 0,334 = r(0,05,35), maka dapat disimpulkan bahwa tes hasil belajar matematika reliabel. Data dianalisis menggunakan uji persyaratan yaitu normalitas dan uji lilliefors, uji linieritas dan uji keberartian regresi menggunakan analisis varians (ANAVA). Pengujian normalitas untuk variabel X didapat Lhitung = 0,122 < 0,150 = L(0,05,35), dan untuk variabel Y didapat Lhitung = 0,117 < 0,150 = L(0,05,35), maka dapat disimpulkan sampel berdistribusi normal. Perhitungan regresi linear diperoleh = . Hasil perhitungan uji linieritas diperoleh Fhitung = 1,244 < 2,317 = F(0,95)(17,16), sehingga model regresi adalah linier artinya terdapat hubungan yang linier dari kedua variabel. Uji keberartian regresi diperoleh Fhitung = 7,933 > 4,140 = F(0,95)(1,33), berarti model regresi signifikan. Koefisien kolerasi variabel X dan Y yang dihitung dengan analisis kolerasi product moment diperoleh . Selanjutnya menghitung keberartian kolerasi dengan menggunakan uji t-student dari didapat thitung = 2,675 > 2,034 = dengan taraf signifikansi = 0,05. Hal ini berarti H0 ditolak, maka terdapat hubungan antara disiplin belajar dengan hasil belajar matematika siswa. Koefisien determinasi r2 = 0,195 hal ini berarti disiplin belajar memberikan kontribusi 19,5% terhadap hasil belajar matematika siswa.