Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya pengaruhpemberian post-test terhadap hasil belajar matematika siswa. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ?Terdapat pengaruh pemberian post-test terhadap hasil belajar matematika siswa?. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 61 Jakarta tahun pelajaran 2007/2008. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dengan sampel penelitian sebanyak 60 siswa. Teknik pengumpulan data mengunakan instrumen penelitian berupa tes objektif pilihan ganda sebanyak 30 soal dengan empat pilihan yang telah diuji validitas, reliabilitas, taraf kesukaran dan daya pembeda. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis perbandingan dengan Uji-t, pada taraf signifikansi 05 , 0 = α . Uji persyaratan analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Lilliefors untuk normalitas dan uji Fisher untuk homogenitas. Untuk kelas eksperimen didapat Lhitung = 0,090 dan Ltabel = 0,161. Sedangkan kelas kontrol didapat harga Lhitung = 0,120 dan Ltabel = 0,161. Karena Lhitung lebih kecil dari Ltabel, berarti hipotesis nol diterima dan simpulannya adalah sampel yang digunakan berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Uji Fisher untuk homogenitas diperoleh Fhitung=1,431 dan Ftabel untuk batas kiri 0,538 dan batas kanan 1,858 dengan taraf signifikansi 05 , 0 = α . F0.975=0,538< Fhitung=1,431<1,858=F0,025, sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua kelas tersebut mempunyai varians yang sama, dengan demikian kedua kelas tersebut adalah homogen setelah diberikan perlakuan.Dari analisis data diperoleh harga thitung = 2,719 sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 05 , 0 = α dan derajat kebebasan (dk) = 58 didapat harga ttabel = 2,002. Hal berart thitung > ttabel yang berarti H0 ditolak dan menerima hipotesis alternatif H1 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh pemberian post-test terhadap hasil belajar matematika siswa. Simpulan akhir dari penelitian ini adalah pemberian post-test dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa.