Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengapresiasi puisi berdasarkan pendekatan CTL. Pendekatan ini digunakan sebagai alternatif pembelajaran apresiasi puisi khususnya pemahaman puisi dan pembacaan puisi yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VI SDN Cireundeu III tahun ajaran 2009/2010 semester 2 sebanyak 42 siswa. Penelitian ini adalah penelitian tindakan atau Action Research dan dilakukan sebanyak dua siklus. Tiap siklus terdiri dari enpat tahapan, yakni tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Untuk mendapatkan gambaran tentang kemampuan siswa dalam mengapresiasi puisi berdasarkan pendekatan CTL, pada tiap siklus dilakukan analisis secara deskriptif berdasarkan data yang dikumpulkan dari nilai kemampuan siswa, pengamatan peneliti dan kolabolator dalam proses kegiatan belajar mengajar, portofolio siswa, refleksi siswa. Penilaian kemampuan apresiasi puisi terdiri dari kemampuan membuat parafrase dengan mencari keterkaitan antar makna, antar larik, antar bait dan ketepatan makna setiap kata. Dan kemampuan siswa melakukan pembacaan puisi dengan aspek penilaian vokal, penafsiran atau pemahaman, penghayatan, dan penampilan. Hasil penelitian sebanyak dua siklus menunjukan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam mengapresiasi puisi dengan bentuk parafrase dan pembacaan puisi. Untuk parafrase didapatkan nilai rata ? rata siklus II adalah 81,4 dan 52,8 pada siklus I. Nilai rata-rata pembacaan puisi siswa pada siklus II 81,3 dan 58,8 pada siklus II. Berdasarkan nilai rata-rata siswa pada siklus II yang mencapai 81,4 parafrase dan 81,3 pada pembacaan puisi, menandakan bahwa pembelajaran apresiasi puisi berdasarkan pendekatan CTL dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengapresiasi puisi. Implikasinya dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengapresiasi puisi khususnya dalam membuat parafrase dan pembacaan puisi. Untuk pembelajaran mata pelajaran lain, pendekatan ini dapat digunakan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih nyata dan memberikan pengalaman yang lebih banyak bagi siswa.