Abstrak
Penelitian ini pertama-tama bertujuan untuk mengetahui Hubuugan Antara Perilaku Supervisi Instruksional Kepala Sekolah Motivasi Kerja Guru Dan Penampilan Mengajar. Hipoteeis yang diuji adalah : (1). Terdapat hubungan positif antara perilaku. supervisi instruksional kepala sekolah dengan penampilan mengajar ; (2). Terdapat huugan positif antara motivasi kerja guru dengan penampilan mengajar ; (3). Terdapat hubungan positif antara perilaku supervisi instruksional kepala sekolah dan motivasi kerja guru secara bersama-sama dengan penampilan mengajar. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei. Populasi adalah seluruh guru SD Negeri di linglmngan Kandepdikbud Rangkasbitung. Sempel diambil dengan teknik proporsional random sampling. Instrumen penelitian dihitung dengan rumus Pearson Product Moment untuk menghitung validitas dan rumus Spearman Brown untuk menghitung realibilitas. Hasil uji coba instrumen adalah sebagai berikut perilaku supervisi instruksional kepala sekolah mempnnyai r11 = 0,88 motivasi kerja guru r11 = 0,81 dan penampilan mengajar r11 = 0,84. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa; (1) terdapat hubungan yang positif antara perilaku superviai instruksional kepala sekolah dengan penampilan mengajar dengan koefisien korelasi r = 0,86 dan koefisien determinasi R2 = 0,74, kontribusi perilaku supervisi instruksional kepala sekolah terhadap penampilan mengajar sebesar 74 % dan persamaan regresi linier = 6,38 + 1,00 XI; (2) terdapat hubungan yang positif antara motivasi kerja guru terhadap penampilan mengajarnya dan koefisien korelasi r = 0,84 dan koefisien determinasi R2 = 0,71, kontribusi motivasi kerja guru terhadap penampilan mengajar sebesar 71 % dan persamaan regresi linier = 27,76 + 0,77 X2; (3) tordapat hubungan yang positif antara perilaku supervisi instruksional kepala sekolah dan motivasi kerja guru secara bersama-sama dengan penampilan mengajar dengan koefisien korelasi r = 0,95 dan koefisien diterminasi R2 = 0,91, kontribusi perilaku supervisi instruksional kepala sekolah dan motivasi kerja guru secara bersama-sama terhadap penampilan mengajar sebesar 91 % dan persamaan regresi ganda = 22,02 + 0,25 XI + 0,58 X2. Dan basil penelitian dapat dinyatakan bahwa perilaku supervisi instruksional kepala sekolah dan motivasi kerja guru baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-Žsama memberikan sumabangan yang berarti terhadap penampilan mengajar.