Abstrak
Perbaikan kadar hemoglobin pada anak panti asuhan dapat dilakukan antara lain dengan pemberian vitamin C 200 mg perhari. Utilitas sayuran yang banyak mengandung zat besi seoptimal mungkin dapat diusahakan dengan penambahan zat yang menambah absorpsinya, misalnya vitamin C. Mengingat pentingnya vitamin C dan zat besi terhadap peningkatan kadar hemoglobin dalam darah bagi penderita anemia, telah dilakukan penelitian dengan membandingkan kenaikan kadar hemoglobin pada anak panti asuhan yang diberi sayuran dan vitamin C (kelompok 1), dengan anak panti asuhan yang hanya diberi sayuran tanpa vitamin C (kelompok 2). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh konsumsi vitamin C 200 mg perhari terhadap peningkatan kadar hemoglobin (Hb) didalam darah manusia. Pemeriksaan kadar hemoglobin dilakukan dengan menggunakan metode Sianmet secara spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan kedua kelompok mengalami kenaikan kadar hemoglobin. Berdasarkan pengujian dengan menggunakan metode statistik anova single faktor. Pada kelompok 1 kadar Hb II, Hb I2 dan Hb I3 dapat diketahui bahwa kadar hemoglobin tersebut terdapat perbedaan bermakna karena F hitung lebih besar dari F tabel. Sedangkan pada kelompok 2 kadar Hb III, Hb II2 dan Hb II3 dapat diketahui bahwa kadar hemoglobin tersebut tidak terdapat perbedaan bermakna karena F hitung lebih kecil dari F tabel. Berdasarkan metode statistik uji t kenaikan kadar hemoglobin didapat nilai rata-rata kelompok l (Hb I2-Hb I1) = 0.6175 g/dL dan kelompok 2 (Hb II2-Hb II1) = 0.006 g/dL dengan t hitung = 2.355885826 dan t tabel - 2.024394234 sedangkan kelompok 1 (Hb I3 - Hb I1) = 2.0475 g/dL dan kelompok 2 (Hb II3-Hb II1) - 0.081 g/dL dengan t hitung = 6.960834715 dan t tabel = 2.024394234 sehingga dapat diketahui bahwa kenaikan kadar hemoglobin tersebut terdapat perbedaan bermakna karena t hitung lebih besar dari t tabel dengan db = 38 dan P < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian vitamin C 200 mg perhari dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada anak panti asuhan yang diberi sayuran sumber zat besi.