Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi hubungan antara Manajemen Berbasis Sekolah dengan etos kerja guru, (2) kinerja kepala sekolah dengan etos kerja guru, (3) Manajemen Berbasis Sekolah dan kinerja kepala sekolah secara bersama-sama dengan etos kerja guru. Hipotesis yang diuji adalah (1) terdapat hubungan yang positif antara Manajemen Berbasis Sekolah dengan etos kerja guru, (2) terdapat hubungan positif antara kinerja kepala sekolah dengan etos kerja guru, (3) terdapat hubungan positif antara Manajemen Berbasis Sekolah dan kinerja guru secara bersama-sama dengan etos kerja guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SMA Negeri di wilayah Kabupaten Sukabumi Propinsi Jawa Barat. Dan sampelnya berjumlah 79 orang guru dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan untuk menyaring data variabel manajemen berbasis sekolah dan kinerja kepala sekolah dengan etos kerja guru adalah angket model skala Likert. Keterandalannya dihitung dengan rumus alpha cronbach. Hasil uji coba untuk variabel tersebut adalah sebesar ry 0,9299, rx1 0,9528 dan rx2 0,9444. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan untuk pengujian hipotesis digunakan statistik parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, terdapat hubungan positif yang signifikan antara {1} manajemen berbasis sekolah dengan etos .kerja guru dengan persamaan regresi Ŷ = 5,426 + 0,972 X1 ,dan koefisien korelasi 0,9847, pada taraf 0,05. Kedua terdapat hubungan positif yang signifikan antara (2) kinerja kepala sekolah dengan etos kerja guru dengan persamaan regresi Ŷ = 3,397 + 0,976 X2 ,dan koefisien korelasi 0,9824, pada taraf 0,05. Ketiga, terdapat hubungan positif yang signifikan antara (1) manajemen berbasis sekolah dan kinerja kepala sekolah dengan etos kerja guru dengan persamaan regresi Ŷ = 5,263 + 0,912 Xi+ 0,051 X2, dan koefisien korelasi 0,9847, pada taraf 0,05. Hasil penelitian ini diharapkan berguna bagi perbaikan manajemen sekolah dengan mempertimbangkan kesimpulan penelitian ini, bahwa etas kerja guru (Y) dapat ditingkatkan dengan cara meningkatkan manajemen berbasis sekolah (X1) dan kinerja kepala sekolah (X2).