Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan hubungan antara Sarana Pembelajaran, Motivasi Kerja, dan Kinerja Guru Olah raga SLTP di Kabupaten Kuningan. Hipotesis yang diajukan adalah : (1) Terdapat hubungan positif antara Sarana Pembelajaran dengan Kinerja Guru Olah raga; (2) Terdapat hubungan positif antara Motivasi Kerja dengan Kinerja Guru Olahraga; dan (3) Terdapat hubungan positif antara Sarana Pembelajaran dan Motivasi Kerja dengan Kinerja Guru Olah raga. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik korelasional. Populasi target adalah semua guru olah raga SLTP di Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat. sampel diambil dengan telmik cluster sampling. Instrumen penelitian didasarkan pada validitas isi (content validity), sedangkan keterandalan masing-masing instrumen adalah sebagai berikut : (1) Kinerja Guru Olah raga mempunyai α = 0,9342; (2) Sarana Pembelajaran mempunyai α = 0,9467; dan (3) Motivasi Kerja mempunyai α = 0,9183. Analisis data yang dipakai adalah analisis regresi dan korelasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan hal-hal sebagai berikut : Pertama, terdapat hubungan positif antara Sarana Pembelajaran (X1) dengan Kinerja Guru Olah raga (Y) dengan persamaan regresi Ỹ = 28,596 + 0,745 X2 dan koefisien korelasi ryl = 0,748 pada taraf α = 5% serta kontribusi R2 = 0,560 = 56%. Kedua, terdapat hubungan positif antara Motivasi Ketja (X2) dengan Kinerja Guru Olah raga (Y) dengan persamaan regresi Ỹ = 23,399 + 0,767 X2 dengan koefisien korelasi rye = 0,785 pada taraf α = 5% dan R2 =0,616= 61,6%. Ketiga, terdapat hubungan positif antara Sarana Pembelajaran (X1) dan Motivasi Kerja (X2) dengan Kinerja Guru Olah raga (Y), dengan persamaan regresi Ỹ = 23,584 - 0,0429 X1 + 0,807 X2 dan koefisien korelasi Ry12 = 0,785 pads taraf α = 5% sreta R2 = 0,617 = 61,7%. Penelitian menyimpulkan bahwa Kinerja Guru Olah raga dapat ditingkatkan dengan jalan meningkatkan Sarana Pembelajaran dan Motivasi Kerja.